Situs Kabupaten Blitar bisa langsung diakses ke http://blitarkab.go.id , Situs Pemkot Blitar http://blitarkota.go.id, Dan situs Bung Karno bisa di liat disini.

Login






Lost Password?
No account yet? Register




make money with your web site

hit counter

Statistic

Visitors: 475677
Forum
Forum terbaru
TopikOlehKategoriTanggal
Re:kenalanariyo2020Umum01-12-08 18:21
Re:lomba trading online berhadiah mobil...rareahakLain-lain01-12-08 14:12
Re:Blackberry dan Modem CDMA Rp 299.000...frozz001Iklan01-12-08 05:52
Re:kenalanSheynaUmum01-12-08 04:26
Re:kenalanSheynaUmum30-11-08 09:12
Re:Jual Account Premium Rapidshare Lega...e0n3Iklan30-11-08 06:00
Re:kenalanariyo2020Umum28-11-08 18:05
Re:Tanya : BIKIN SPANDUK SEKALIGUS PASANGfrozz001Umum28-11-08 11:31
Re:kenalanfrozz001Umum28-11-08 10:41
JOINT WITH USsupermomsLowongan28-11-08 10:14

Forum
Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?
Re:tanah jawa (1 viewing) (1) Guest
Forum untuk Lain-lain
Go to bottom Post Reply Favoured: 0
TOPIC: Re:tanah jawa
#1026
666 (User)
Pak Camat
Posts: 160
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
tanah jawa 3 Months ago Karma: 0  
akhirnya nemu juga bahan buat di posting...
mbah-mbah yen aku kliru mpun sungkan mbenerke, lha wong sik bocah jee.


Menurut salah satu majalah, antara tahun 1996 - 1997, Indonesia didatangi 60 paranormal dunia. Terdiri dari pria maupun wanita. Mereka datang dari berbagai negara. Tugas mereka melakukan meditasi di gunung Merapi, gunung Lawu, gunung Dieng, pantai Parang Tritis dan sebagainya. Menurut sumber yang bisa dipercaya, kegiatan ke 60 paranormal tersebut berawal dari adanya pertanda gaib berupa gejala alam yang teramat aneh, yang berhasil ditangkap oleh satelit milik badan angkasa luar Amerika (NASA).

Konon melalui meditasi yang dilakukan oleh paranormal dari berbagai negara tersebut, yang dilakukan di beberapa gunung dan pantai di pulau Jawa, dimaksudkan untuk mencari tahu tentang arti sinar putih terang benderang yang memantul dari pulau Jawa. Berdasarkan pantauan satelit NASA yang mengorbit, sinar terang itu menembus jauh keluar angkasa. Anehnya, sinyalemen alam yang sangat fenomenal ini hanya terjadi di daratan Indonesia, khususnya pulau Jawa.

Gejala alam aneh yang spektakuler ini dicurigai oleh NASA sebagai aktivitas persenjataan gelap yang misterius. Akan tetapi, NASA kecewa, sebab deteksi pengintaian jarak jauhnya tak membuahkan hasil. Bahkan NASA meyakini serta menganggap bahwa gejala alam yang aneh tersebut menurut sains sulit diperhitungkan. Dengan alasan inilah, maka akhirnya NASA terpaksa mengirimkan 60 paranormal dari berbagai negara ke pulau Jawa, guna mencari tahu keberadaan, sekaligus menyelidiki sinar putih terang benderang yang menembus jauh ke luar angkasa itu.

ngin tahu hasilnya ? Tentu, hanya NASA sajalah yang mengetahuinya dengan pasti. Kendati demikian, banyak ahli kebatinan di Indonesia, terutama dari masyarakat Jawa mengatakan bahwa fenomena alam yang spektakuler itu adalah pertanda kemunculan Satria Piningit, seperti yang diramalkan dalam Jangka Jayabaya


jadi sebenarnya tanah jawa itu ada apanya ya ?
jadi pengen tahu nich.

###########################################################
MISTERI PULAU JAWA KUNO DI ZAMAN SWETA DWIPA

Sebelum dihuni manusia, bumi Jawa telah dihuni oleh golongan dewa-dewi dan makhluk halus lainnya. Salah satu putra Sang Hyang Jagad Girinata, yaitu Bathara Wisnu, turun ke arcapada lalu kimpoi dengan Pratiwi, dewinya bumi.

----------------------------------------------------------------------------------------------------

Sebuah teori geologi kuno menyebutkan, proses terbentuknya daratan yang terjadi di Asia belahan selatan adalah akibat proses pergerakan anak benua India ke utara, yang bertabrakan dengan lempengan sebelah utara. Pergerakan lempeng bumi inilah yang kemudian melahirkan Gunung Himalaya.

Konon,
proses tersebut terjadi pada 20-36 juta tahun yang silam. Anak benua yang di selatan sebagian terendam air laut, sehingga yang muncul di permukaan adalah gugusan-gugusan pulau yang merupakan mata rantai gunung berapi. Gugusan pulau-pulau di Asia Tenggara, yang sebagian adalah Nuswantoro (Nusantara), yang pada zaman dahulu disebut Sweta Dwipa. Dari bagian daratan ini salah satunya adalah gugusan anak benua yang disebut Jawata, yang satu potongan bagiannya adalah pulau Jawa.Jawata artinya gurunya orang Jawa. Wong dari kata Wahong, dan Tiyang dari kata Ti Hyang, yang berarti keturunan atau berasal dari Dewata. Konon karena itulah pulau Bali sampai kini masih dikenal sebagai pulau Dewata, karena juga merupakan potongan dari benua Sweta Dwipa atau Jawata.

Mengingat
kalau dulunya anak benua India dan Sweta Dwipa atau Jawata itu satu daerah, maka tidak heran kalau ada budayanya yang hampir sama, atau mudah saling menerima pengaruh. Juga perkembagan agama di wilayah ini, khususnya Hindu dan Budha yang nyaris sama.

Al kisah,
dalam kunjungan resminya sebagai utusan raja, Empu Barang atau nama bangsawannya Haryo Lembusuro, seorang pandhito terkemuka tanah Jawa, berkunjung ke Jambu Dwipa (India).

Sesampainya menginjakkan kaki di negeri Hindustan ini, oleh para Brahmana setempat, Empu Barang diminta untuk bersama-sama menyembah patung perwujudan Haricandana (Wisnu). Namun, dengan kehalusan sikap manusia Jawa, Empu Barang menyatakan bahwa sebagai pandhito Jawa, dia tidak bisa menyembah patung, tetapi para Brahmana India tetap mendesaknya, dengan alasan kalau Brahmana dinasti Haricandana menyembahnya karena Wisnu dipercaya sebagai Sang Pencipta Tribuwana.

Dengan setengah memaksa, Empu Barang diminta duduk, namun sewaktu kaki Empu Barang menyentuh tanah, tiba-tiba bumi bergoyang (tidak disebutkan berapa kekuatan goyangannya dalam skal ritcher). Yang jelas, saking hebatnya goyangan tersebut, patung tersebut hingga retak-retak.

Memang,
menurut tata cara Jawa, penyembahan kepada Sang Penguasa Hidup itu bukan patung, tetapi lewat rasa sejati, sehingga hubungan kawula dengan Gusti menjadi serasi. Itulah Jumbuhing Kawula Dumateng Gusti.

Orang Jawa melakukan puja-puji penyembahan kepada Gustinya langsng dari batinya, maka itu dalam perkembangannya disebut aliran Kebatinan atau perkembangan selanjutnya dikenal dengan istilah Kejawen, karena bersumber dari Jawa.
Bagi orang Jawa tentang cerita waktu bumi Jawa belum dihuni manusia, telah dihuni oleh golongan dewa-dewi dan makhluk halus lainnya. Dan salah satu putra Sang Hyang Jagad Girinata, yaitu Bathara Wisnu turun ke arcapada kimpoi dengan Pratiwi, dewi bumi.

Dalam pemahaman kejawen, hal itu disikapi dengan terjemahan, kalau Wisnu itu artinya urip/hidup, pemelihara kehidupan. Jadi jelasnya awal mula adanya kehidupan manusia di bumi, atas izin Sang Penguasa Jagad. Dewa perlambang sukma, manusia perlambang raga. Begitulah hidup manusia, raganya bisa rusak, namun sukmanya tetap hidup langgeng.

Kemolekan bumi Jawa laksana perawan rupawan yang amat jelita, sehingga Kerajaan Rum (Ngerum) yang dipimpin Prabu Galbah, lewat laporan pendeta Ngali Samsujen, begitu terpesona karenanya. Maka diutuslah dutanya yang pertama yang bernama Hadipati Alip.

Hadipati Alip
berangkat bersama 10.000 warga Ngerum menuju Nuswa Jawa. Mereka dalam waktu singkat meninggal terkena wabah penyakit. Tak tersisa seorang pun. Lalu dikirimlah ekspedisi kedua dibawah pemimpinan Hadipati Ehe. Malangnya, mereka juga mengalami nasib sama, tupes tapis tanpa tilas.

Masih diutus rombongan berikutnya, seperti Hadipati Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. Semuanya mengalami nasib sama, tumpes kelor.
Melihat semua itu, Prabu Galbah terkejut dan mengalami shock hebat. Akibatnya, sakit jantungnya kambuh. Dia kemudian jatuh sakit, dan dalam waktu tak lama mangkat.
Pendeta Ngali Samsujen, merasa bersalah karena nasehatnya menimbulkan malapateka ini terjadi. Akhirnya beliau mati dalam rasa bersalah. Tinggal Mahapati Ngerum, karena rasa setianya, dia ingin melanjutkan missi luhur yang dicita-citakan rajanya. Dia akhirnya ingat pada sahabatnya yang sakti bersanama Jaka Sangkala alias .....................
Aji Saka, yang tinggal di Tanah Maldewa atau Sweta Dwipa.

Habisnya para migran dari Ngerum ke Tanah Jawa itu, menurut Jaka Sangkala adalah karena hati mereka yang kurang bersih. Mereka tidak meminta izin dahulu pada penjaga Nuswa Jawa. Padahal, karena sejak zaman dahulu, tanah ini sudah ada yang menghuni. Yang menghuni tanah Jawa adalah manusia yang bersifat suci, berwujud badan halus atau ajiman (aji artinya ratu, man atau wan artinya sakti).
Selain penghuni yang baik, juga dihuni penghuni brekasakan, anak buah Bathara Kala. Makanya tak ada yang berani tinggal di bumi Jawa, sebelum mendapat izin Wisnu atau manikmaya atau Semar.
Akhirnya, Mahapati Ngerum diantar Aji Saka menemui Wisnu dan isterinya Dewi Sri Kembang. Saat bertemu, dituturkan bahwa wadyabala warga Ngerum yang mati tidak bisa hidup lagi, dan sudah menjadi Peri Prahyangan, anak buah Batara Kala. Tapi ke-8 Hadipati yang gugur dalam tugas itu berhasil diselamatkan oleh Wisnu dan diserahi tugas menjaga 8 mata angina. Namun mereka tetap menghuni alam halus.
Atas izin Wisnu, Mahapati Negrum dan Aji Saka berangkat ke tanah Jawa untuk menghadap Semar di Gunung Tidar. Tidar dari kata Tida; hati di dada, maksudnya hidup. Supaya selamat, oleh Wisnu, Mahapati Ngerum dan Aji Saka diberi sifat kandel berupa rajah Kalacakra, agar terhindar dari wabah penyakit dan serangan anak buah Batara Kala.

makna :
Kisah di atas hanya merupakan gambaran, bahwa ada makna yang tersirat di dalamnya. Wisnu dan Aji Saka itu dwitunggal, bagaikan matahari dan sinarnya, madu dan manisnya, tak terpisahkan. Loro-loro ning atunggal.
Maka itu, keraton Wisnu dan Aji Saka itu di Medang Kamulan, yang maksudnya dimula-mula kehidupan. Kalau dicermati, intinya adalah kawruh ngelmu sejati tentang kehidupan manusia di dunia, sejak masih gaib hingga terlahir di dunia, supaya hidup baik, sehingga kembalinya nanti menjadi gaib lagi, perjalanannya sempurna.
Singkat cerita, perjalanan ke tanah Jawa dipimpin oleh Aji Saka dengan jumlah warga yang lebih besar, 80 ribu atau 8 laksa, disebar di berbagai pelosok pulau. Sejak itulah, kehidupan di tanah Jawa Dwipa yang disebut masyarakat Kabuyutan telah ada sejak 10.000 SM, tetapi mulai agak ramai sejak 3.000 SM.

Sesudah kedatangan pengaruh Hindu, muncul kerajaan pertama di Jawa yang lokasinya di Gunung Gede, Merak. Rajanya Prabu Dewowarman atau Dewo Eso, yang bergelar Sang Hyang Prabu Wismudewo. Raja ini memperkuat tahtanya dengan mengawini Puteri Begawan Jawa yang paling terkenal, yakni Begawan Lembu Suro atau Kesowosidi di Padepokan Garbo Pitu (penguasa 7 lapis alam gaib) yang terletak di Dieng atau Adi Hyang (jiwa yang sempurna), juga disebut Bumi Samboro (tanah yang menjulang tinggi). Puterinya bernama Padmowati atau Dewi Pertiwi.
Dari perkimpoian campuran itu, lahirlah Raden Joko Pakukuhan, yang kelak di kemudian hari menggantikan tahta ayahnya di kerajaan Jawa Dwipa atau Keraton Purwosarito, dan bergelar Sang Prabu Sri Maha Panggung. Lalu keraton dipindah lokasinya ke Medang Kamulan.

Penggantinya adalah putranya Prabu Palindriyo. Dari perkimpoiannya dengan puteri Patih Purnawarman, Dewi Sinto, lahir Raden Radite yang setelah bertahta dan bergelar Prabu Watuguung. Dia memerintah selama 28 tahun. Pemerintahannya mempunyai pengaruh kuat di Jawa Barat. Adalah kakaknya, Prabu Purnawarman yang membuat Prasasti Tugu, sebelah timur Tanjung Priuk dalam pembuatan saluran Kali Gomati, Prasasti Batu Tulis di Ciampea, Bogor.

Untuk menguasai Jawa Timur, Prabu Watugunung mengawini puteri Begawan Kondang, yaitu Dewi Soma dan Dewi Tumpak. Dia juga mengawini Ratu Negeri Taruma yang bernama Dewi Sitowoko.

Dalam pemerintahannya terjadi perebutan tahta dengan Dewi Sri Yuwati, saudara lain ibu (Dewi Landep). Dewi Sri Yuwati dibantu adiknya lain ibu, Joko Sadono (putera Dewi Soma). Akhirnya Prabu Watugunung berhasil dikalahkan, dan Joko Sadono menggantikan tahtanya dengan gelar Prabu Wisnupati, permaisurinya Dewi Sri. Kakak Dewi Sri diangkat sebagai raja Taruma, bergelar Prabu Brahma Raja...( end or ora end ? )

Sebenarnya masih banyak misteri atau rahasia di tanah jawa sendiri. Cuman kita ( orang jawa ) males buat nyari aja.

itung itung oleh oleh mudik kie...
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#1031
box (User)
Pak Camat
Posts: 235
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Gender: Female bayu - mandriva Location: blitar
Re:tanah jawa 3 Months ago Karma: 0  
dari jaman dulu kala
penyakite manungso kok yo tetep ae ya...
penyakit jantung yo wis enek :)
 
Report to moderator   Logged Logged  
 
http://bayuart.wordpress.com
http://bayu.blitar.org

buah duku buah duren, aku keren lo... :D
  The administrator has disabled public write access.
#1034
Lembu Suro (User)
Pak RT
Posts: 34
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:tanah jawa 3 Months ago Karma: 0  
Mas Deni 666,

Bahan bacaan oleh wae he he he

Ngomong2 soal Lembu Suro, dalam babad Blitar diceritakan kalau Lembu Suro itu merupakan bangsa Jin yang sakti, disebut Lembu Suro karena kepalanya lembu, berbadan manusia, dan naksir sama putri Kediri yang cantik (jenenge lali).
Waktu melamar, diberi syarat, kalau mau putri Kediri, harus menggali kawah Gunung Kelud, dan waktu Lembu Suro sedang menggali kawah, oleh prajurit Kediri, dari atas di uruk tanah, sehingga Lembu Suro mati, dan dia bersumpah, kalau Gunung Kelud meletus, Kediri dadi kali Blitar dadi latar, kecuali kedua perdikan tadi di perintah oleh anak keturunannya.
Maklum jaman dulu jin bisa kawin dengan manusia, mangkane ono istilah anake Genderuwo...believe it or not.

Dulu waktu Gunung Kelud meletus th 50 an Bupati Blitar masih keturunan Lembu Suro, makanya waktu itu laharnya gak masuk ke Blitar tapi ke Kediri.
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#1036
666 (User)
Pak Camat
Posts: 160
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:tanah jawa 3 Months ago Karma: 0  
nambahi babagan lembu suro ae,

Gunung Kelud menurut legendanya bukan berasal dari gundukan tanah meninggi secara alami. Seperti Gunung Tangkuban Perahu di Jawa Barat, Gunung Kelud terbentuk dari sebuah pengkhianatan cinta seorang putri bernama Dewi Kilisuci terhadap dua raja sakti mahesa Suro dan Lembu Suro.

Kala itu, Dewi Kilisuci anak putri Jenggolo Manik yang terkenal akan kecantikannya dilamar dua orang raja. Namun yang melamar bukan dari bangsa manusia, karena yang satu berkepala lembu bernama Raja Lembu Suro dan satunya lagu berkepala kerbau bernama Mahesa Suro.

Untuk menolak lamaran tersebut, Dewi Kilisuci membuat sayembara yang tidak mungkin dikerjakan oleh manusia biasa, yaitu membuat dua sumur di atas puncak gunung Kelud, yang satu harus berbau amis dan yang satunya harus berbau wangi dan harus selesai dalam satu malam atau sampai ayam berkokok.

Akhirnya dengan kesaktian Mahesa Suro dan Lembu Suro, sayembara tersebut disanggupi. Setelah berkerja semalaman, kedua-duanya menang dalam sayembara. Tetapi Dewi Kilisuci masih belum mau diperistri. Kemudian Dewi Kilisuci mengajukan satu permintaan lagi. Yakni kedua raja tersebut harus membuktikan dahulu bahwa kedua sumur tersebut benar-benar berbau wangi dan amis dengan cara mereka berdua harus masuk ke dalam sumur.

Terpedaya oleh rayuan tersebut, keduanyapun masuk ke dalam sumur yang sangat dalam tersebut. Begitu mereka sudah berada di dalam sumur, lalu Dewi Kilisuci memerintahkan prajurit Jenggala untuk menimbun keduanya dengan batu. Maka matilah Mahesa Suro dan Lembu Suro. Tetapi sebelum mati Lembu Suro sempat bersumpah dengan mengatakan.

”Yoh, wong Kediri mbesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping kaping yoiku. Kediri bakal dadi kali, Blitar dadi latar, Tulungagung bakal dadi Kedung. (Ya, orang Kediri besok akan mendapatkan balasanku yang sangat besar. Kediri bakal jadi sungai, Blitar akan jadi daratan dan Tulungagung menjadi danau". Dari legenda ini akhirnya masyarakat lereng Gunung kelud melakukan sesaji sebagai tolak balak supah itu yang disebut Larung Sesaji.

nah lembu suro ne iki opo yo begawan lembu suro sing ndek tulisanku nduwur yo ga ngerti dech gue. jenenge ae legenda ( koyok merk motor )
wallahul allam bishshawab
 
Report to moderator   Logged Logged  
 
Last Edit: 2008/09/03 23:56 By 666.
  The administrator has disabled public write access.
#1037
box (User)
Pak Camat
Posts: 235
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Gender: Female bayu - mandriva Location: blitar
Re:tanah jawa 3 Months ago Karma: 0  
bukti kalo manusia + jin = lebih hebat....
itu belom kombinasi lainnya

tapi aneh nya ko yo tetep bisa mati, padahal cuman ke uruq watu tekan duwur ?

apa mungkin gara-gara kombinasi nya yang kurang cocok ?
kepala lembu ? kalo dipikir-pikir itu bukan binatang dari bangsa jin
dan bertubuh manusia, ya jelas tentunya ini manusia.... :)
yang ada jin nya mungkin ya penyatuan kepala lembu sama badan manusianya.
coba bayangin kalo beneran itu kombinasi jin + manusia ??
apa gak tambah hebat tu jadine ??
 
Report to moderator   Logged Logged  
 
Last Edit: 2008/09/04 03:53 By box.
 
http://bayuart.wordpress.com
http://bayu.blitar.org

buah duku buah duren, aku keren lo... :D
  The administrator has disabled public write access.
#1038
666 (User)
Pak Camat
Posts: 160
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:tanah jawa 3 Months ago Karma: 0  
manusia = matre ( bentuk materialis )
jin = ngga matre ( imaterialis )

emang bisa punya anak ? ? ?
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#1039
box (User)
Pak Camat
Posts: 235
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Gender: Female bayu - mandriva Location: blitar
Re:tanah jawa 3 Months ago Karma: 0  
---
Kala itu, Dewi Kilisuci anak putri Jenggolo Manik yang terkenal akan kecantikannya dilamar dua orang raja. Namun yang melamar bukan dari bangsa manusia, karena yang satu berkepala lembu bernama Raja Lembu Suro dan satunya lagu berkepala kerbau bernama Mahesa Suro.
---

sebenere mahesa suro sama lembu suro ki bangsa opo yo ?
lek e jin koyoe kok yo mustahil, mengingat kliatan pake kepala kebo sama sapi trus badan manusia

kalo anak genderuwo iku ya sing piye ya ?

aduh banyak statemen yang saling bertolak belakang ki...

tapi kalo di pikir-pikir, semua hal gaib itu, pada dasare kita belom tau apa itu sebenere. tapi kalo sudah tau apa itu sebenere, bukan jadi barang gaib lagi.
 
Report to moderator   Logged Logged  
 
http://bayuart.wordpress.com
http://bayu.blitar.org

buah duku buah duren, aku keren lo... :D
  The administrator has disabled public write access.
#1040
666 (User)
Pak Camat
Posts: 160
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:tanah jawa 3 Months ago Karma: 0  
huehuehehehe....
mas box kok serius to mikire tibane.
lha wong tulisanku ttg lembusuro ndek atas kie legenda lho.
biasane legenda kie belum tentu kebenarannya jika di bandingkan dengan fakta ( koyo to legenda tangkuban perahu utawa kisah kisah dewa yunani kuno ) masih perlu penelitian lebih lanjut.

tapi memang hal gaib itu memang ada (saya lho ya)

saya sendiri masih meragukan adanya keturunan dari bangsa jin dengan manusia. karena pada dasarnya asal pembentukan jin dan manusia adalah berbeda.
jin= api
manusia= tanahliat

tapi jika gusti allah menghendaki segala sesuatu adalah mungkin adanya.
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#1046
Lembu Suro (User)
Pak RT
Posts: 34
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:tanah jawa 3 Months ago Karma: 0  
saya sendiri masih meragukan adanya keturunan dari bangsa jin dengan manusia. karena pada dasarnya asal pembentukan jin dan manusia adalah berbeda.
jin= api
manusia= tanahliat

tapi jika gusti allah menghendaki segala sesuatu adalah mungkin adanya.

Jaman dulu hubungan manusia dengan jin cukup dekat, maklum pembantunya eyang dari bokap, konon kawin dengan jin, nah jaman dulu kan satu anak di emong satu pembantu, pakde saya yang diemong oleh pembantu yang kawin dengan jin, sangat dimanja oleh suaminya pembantu tadi, ya bangsa jin ( ni cerita bapak saya dan Oom yang lain ) pokoknya minta apa saja di turutin, pengin kueh, langsung dateng satu tampah, dan saudara2 yang lain ga berani deket2, maklum jin itu sangat protektif terhadap anak boss bininya, jadi beneran ga ada yang berani ngganggu.
Waktu udah tua, pakde saya itu ya rada nganeh2 hi, ya mungkin biasa berhubungan dengan mahluk ghaib, jadi rada aneh menurut ukuran manusia normal.
Oh ya si mbok tadi ya punya anak, anaknya ya rada aneh, sekujur badannya berbulu...tau deh sekarang masih hidup apa nggak, lha kisahnya juga dari th 30 an, waktu jaman Belanda.
Sekarang bangsa Jin dah gak begitu dekat dengan manusia, maklum mereka takut pada energi listrik...kalau gak percaya, coba deh kalau ke tempat orang pinter yang melihara perewangan, pasti rumahnya surem, lampunya paling banter 20 watt, kalau ada orang pinter yang melihara jin, rumahnya terang benderang, penuh peralatan listrik spt TV, Komputer, Home theatre dll yang hidup semua, temenan aku pengin kenalan deh, soalnya belum pernah ketemu bangsa jin yang kebal ngelawan listrik dan cahaya terang benderang.
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#1047
666 (User)
Pak Camat
Posts: 160
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:tanah jawa 3 Months ago Karma: 0  
ooo... begitu ya pak dhe..
(manggut manggut mode ON)
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
Go to top Post Reply
Powered by FireBoardget the latest posts directly to your desktop